Tekankan Pentingnya Verifikasi CPCL, Dinas Perkebunan Polman Koordinasi ke BBRMP Sulbar
MAMUJU- Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat menerima kunjungan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Polewali Mandar bersama jajaran dalam rangka koordinasi pelaksanaan program bantuan bibit kakao dan kopi, khususnya terkait verifikasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan unggulan di daerah dan tata kelola bantuan pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas secara mendalam mekanisme verifikasi CPCL sebagai salah satu tahapan krusial guna memastikan bantuan bibit kakao dan kopi tepat sasaran, tepat lokasi, dan sesuai dengan kebutuhan petani. Penyusunan CPCL juga harus memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan, di antaranya kelompok tani penerima bantuan harus terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (SIMLUHTAN), lokasi usulan dilengkapi dengan data poligon yang jelas dan valid, serta setiap lokasi wajib memiliki titik koordinat yang akurat. Selanjutnya, BBRMP Sulawesi Barat memiliki tugas melakukan verifikasi akhir terhadap dokumen CPCL yang telah disusun sebelum diajukan ke Direktorat Teknis, sehingga usulan yang disampaikan telah memenuhi kelengkapan administrasi dan teknis. Kelengkapan tersebut menjadi bagian penting untuk menjamin akuntabilitas serta efektivitas penyaluran program bantuan pemerintah.
Sebagai UPT Kementerian Pertanian, BBRMP Sulawesi Barat memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan pertanian, termasuk pada sektor perkebunan. BBRMP berfungsi sebagai pendamping teknis, penyedia rekomendasi berbasis hasil penerapan teknologi, serta memastikan program bantuan yang disalurkan memenuhi prinsip tepat mutu dan tepat guna. Selain itu, BBRMP Sulawesi Barat juga berperan sebagai pembina penyuluh pertanian di wilayah kerja dalam rangka penguatan koordinasi pelaksanaan program dan peningkatan kualitas pendampingan kepada petani.
Selain itu, BBRMP Sulawesi Barat juga berkontribusi dalam memberikan pendampingan teknis kepada pemerintah daerah, khususnya dalam pemilihan varietas unggul, pengelolaan budidaya, serta penerapan inovasi teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha perkebunan kakao dan kopi.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Polewali Mandar menyampaikan bahwa koordinasi ini sangat penting untuk memastikan sinergitas program antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani. Ia juga menyampaikan bahwa CPCL untuk program bantuan bibit kakao dan kopi pada prinsipnya telah rampung, namun masih terdapat kendala pada data poligon lokasi dan titik koordinat yang belum tersedia pada sebagian usulan. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan dukungan BBRMP Sulawesi Barat untuk membantu menyampaikan kepada para penyuluh agar segera melengkapi data poligon lokasi, titik koordinat setiap lokasi, serta memastikan seluruh persyaratan CPCL terpenuhi.
Melalui koordinasi yang solid antara BBRMP Sulawesi Barat dan Dinas Perkebunan Kabupaten Polewali Mandar, diharapkan program bantuan bibit kakao dan kopi dapat berjalan optimal serta mendukung pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan di Sulawesi Barat.(MN)